Gaet Quartararo, Yamaha Tidak Menghormati Rossi?
Corporate Banner
SSS chain
GIIAS Surabaya 2020
MOTOGP
19
Feb
2020

Gaet Quartararo, Yamaha Tidak Menghormati Rossi?

  3275   0

ITALIA, ME. Tepat di tanggal 16 Februari 2020 lalu, Valentino Rossi berumur 41 tahun. Itu artinya di musim ini, The Doctor menjadi satu-satunya pembalap era 4-tak angkatan awal tahun 2000-an yang masih tersisa di MotoGP. Hal tersebut terlihat dari banyak pembalap seangkatan dirinya yang sudah tidak lagi membalap di pentas MotoGP. 
 
Memang, pesona Rossi di pentas MotoGP tidak bisa dipandang sebelah mata. Namun dari sisi performa, rider kelahiran Urbino, Italia, 16 Februari 1979 tersebut mengalami penurunan. Walaupun tidak drastis, tapi bagi setiap MotoGP mania yang selalu menonton aksinya perubahan tersebut terasa selama beberapa musim ke belakang. 
 
Karir Rossi juga akan dibuktikan kembali di musim 2020. Hal ini pun berimbas kepada kontrak tim pabrikan Movistar Yamaha, yang pada tahun depan akan menggandeng pembalap muda Fabio Quartararo untuk mengisi bangku Rossi yang sudah 7 tahun menjadi pembalapnya, sejak bergabung kembali di Yamaha pada tahun 2013. 
 
"Saya tidak akan mengatakan bahwa Yamaha tidak menghormati saya, terutama karena mereka mengatakan kepada saya bahwa jika saya ingin melanjutkan, mereka akan mendukung saya sebanyak mungkin dengan motor resmi ketiga," kata Rossi. 
 
Rossi telah memberikan sinyal untuk pindah ke Petronas Yamaha jika dirinya memutuskan untuk melanjutkan balapan di tahun 2021, dan diberikan jaminan spesifikasi mesin M1 ketiga. Namun saat ditanyakan mengenai karirnya di musim 2020, Rossi tidak banyak menjawab dan bersifat lebih pasrah. 
 
"Bagi saya, Petronas adalah pilihan terbaik. Situasinya sangat bagus. Mereka memiliki tim muda yang bagus sehingga mereka dapat meningkat," ujar Rossi pada saat menjalani sesi tes pra musim di Sepang, Malaysia. 
 
FYI, sejak seri Thailand berlangsung, Rossi langsung tertuju kepada kontraknya. Rossi merasakan hal itu ketika Quartararo sangat kompetitif di Buriram. "Saya tidak terkejut dan sudah memikirkan ini sejak Oktober tahun lalu. Saya memikirkannya ketika saya berada di Thailand. Performa Quartararo mengubah situasi," ujarnya. 
 
"Karena pasti jika Yamaha tidak memiliki Quartararo, mungkin kita dapat memiliki banyak waktu untuk menentukan kepada siapa kursi pabrikan akan berlabuh," tambah Rossi. 
 
Dalam hal ini, Rossi pun mengerti keputusan yang Yamaha pilih. Tapi itu semua tidak bisa ia jawab saat ini. Rossi malah menyarankan agar ditanyakan langsung kepada Lin Jarvis selaku manajer tim Yamaha. 
 
"Itu pertanyaan bagus, tapi saya lebih suka tidak menjawab. Kamu harus bertanya kepada Lin Jarvis. Dia mungkin tahu," tutup Rossi. 

Text: Reza,
Text editor: Iman,
Photo: motogp.com
  50 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (52)
C. Viar Cross X 250 SE (46)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !