Tiga Cara Mudah Antisipasi Rem Blong
covid-19-ME
SSS chain
GIIAS Surabaya 2020
PERAWATAN
23
Jul
2017

Tiga Cara Mudah Antisipasi Rem Blong

  28468   0
Perawatan rem
Perawatan rem
Perawatan rem
Perawatan rem

JAKARTA, ME. Banyak faktor yang saling mendukung agar berkendara tetap  aman, nyaman dan selamat.  Salah satunya adalah kondisi tunggangan yang prima, bradsis, terutama pastikan sistem pengereman bekerja maksimal, terlebih pada besutan matik. Pasalnya tanjakan dan turunan menjadi dua hal yang tak bisa dipisahkan dalam berkendara sehari-hari.

Keberadaan rem bagi motor sangat vital, apalagi pada motor matik. Karena motor jenis ini tak dilengkapi engine break layaknya motor bertransmisi manual, Hanya mengandalkan rem untuk mengurangi kecepatan. Tanpa rem, pastinya akan berujung petaka.

Nah, apa saja yang wajib diperhatikan agar rem bisa bekerja maksimal dan enggak ada kejadian rem blong, berikut ulasannya;

Dot Tinggi
Barli, pemilik Bengkel Barli yang berlokasi di Pulodarat, Jepara, Jawa Tengah, bilang bila tunggangan akan digunakan untuk menempuh medan jauh dan syarat tanjakan, sebaiknya menggunakan minyak DOT berangka tinggi, paling tidak DOT 4.

Lantas kenapa harus menggunakan minyak DOT tinggi? Semakin besar angka DOT, maka semakin tinggi titik didihnya. Umumnya, pabrik menyarankan menggunakan minyak DOT 3. Saran itu sebenarnya ditujukan bagi pengguna sepeda motor di perkotaan dengan kondisi jalan landai. Minyak rem DOT 3 punya titik didih 205 derajat Celcius, sedangkan minyak rem DOT 4 bertitik didih 230 derajat Celcius.

Akan tetapi harus diketahui pula, bahwa minyak rem DOT 3 dan DOT 4 juga punya kelemahan. Yaitu mudah terkontaminasi uap air, sehingga kinerjanya berkurang. Hal ini bisa diatasi dengan cara melakukan penggantian minyak rem secara berkala, paling tidak setiap setengah tahun sekali.

Pipa Minyak Rem
Pengamanan lain yang disarankan agar rem belakang tidak blong yaitu dengan jalan memperpanjang pipa minyak rem. Langkah ini bisa mengurangi panas yang disalurkan oleh minyak menuju master rem. Panas yang berlebihan bisa memicu klep pompa di master rem menjadi longgar. Sehingga tidak mampu memompa minyak.

Gelembung Udara
Saran lain dikemukakan oleh Topik, mekanik ARM Motor di biangan Pulo Gadung, Jaktim.  Pria ini menyarankan agar kampas rem secara periodik diperiksa. Kapas tipis membuat piston jadi lebih menonjol. Akibatnya, minyak rem menjadi turun. Kondisi ini bisa membuat gelembung udara ikut masuk ke dalam saluran sistem rem. Akibatnya, rem menjadi masuk angin serta berisiko blong. Makanya segera ganti kampas rem jika sudah tipis. Jangan lupa melakukan bleeding minyak rem, agar gelembung udara yang terperangkap di dalam bisa di keluarkan.

 

Text: Teguh Choya,
Text editor: Banar Giwantono,
Photo: Teguh Choya
  419 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (36)
B. Yamaha WR 250 R (53)
C. Viar Cross X 250 SE (47)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !