Culture 3D, Konsep Baru Seni Grafir
FDR Zevo
SSS chain
Corsa Ekonomis
PARADE MODIFIKASI
26
Des
2018

Culture 3D, Konsep Baru Seni Grafir

  20918   0
Culture 3D, Konsep Baru Seni Grafir
Culture 3D, Konsep Baru Seni Grafir
Culture 3D, Konsep Baru Seni Grafir
Culture 3D, Konsep Baru Seni Grafir
Culture 3D, Konsep Baru Seni Grafir
Culture 3D, Konsep Baru Seni Grafir
Culture 3D, Konsep Baru Seni Grafir
Culture 3D, Konsep Baru Seni Grafir
Culture 3D, Konsep Baru Seni Grafir
Culture 3D, Konsep Baru Seni Grafir
Culture 3D, Konsep Baru Seni Grafir
Culture 3D, Konsep Baru Seni Grafir
Culture 3D, Konsep Baru Seni Grafir
Culture 3D, Konsep Baru Seni Grafir
Culture 3D, Konsep Baru Seni Grafir
Culture 3D, Konsep Baru Seni Grafir

TANGERANG, ME. Teknik ini sebenarnya bukan hal yang baru lagi di dunia modifikasi. Seni ukir grafir adalah salah satu seni ukir yang dituangkan pada media baja pada komponen sepeda motor. Trendnya cukup bagus, hingga sekarang masih banyak yang mengaplikasikannya untuk motor-motor kontes.

Contohnya Yamaha Mio Fino milik workshop 3D Airbush ini, bradsis. Donny dan Dadan, selaku owner workshop nyeritain, kalau motor ini merupakan revolusi baru, khususnya dengan teknik grafir yang diusung oleh mereka.

“Kalau dulu kita yang ngerjain, sekarang kita berpatner dengan temen dari Kancil Custom Art untuk membuat konsep Culture 3D untuk motor ini. Semua ukiran ini mas Kancil yang buat, kita hanya eksekusi bagian finishing, yakni konsep keseluruhan hingga penerapan aksesori,” ujar Dadan.

Maksud dari konsep tersebut, Culture 3D ini menekan seni ukir grafir dengan sentuhan 3D (3 Dimensi). Biang atau proses pengerjaannya dilakukan oleh bray Kancil itu. Katanya, ini gebrakan baru dari seni grafir biasanya. “Kalau dulu hanya sampai 2D saja. Jadi detailnya kurang dapet untuk tema yang diterapkan,” ujar Kancil, yang menerapkan tema Culture Bali.

Lebih jelas lagi, menurutnya, unsur 3D pada karyanya ini justru lebih detail lagi. Bentuk dan visual benar-benar sesuai bentuk pada objek yang diukir. “Misalnya kelopak daun atau bunga yang saya buat ini. Seberusaha mungkin detailnya dapet, mulai dari bentuk cembung cekungnya, dan tarikan garisnya, benar-benar harus pas dan harus terlihat 3D,” terang Kancil.

“Ini kita karyakan dari konsep yang sudah-sudah, kebanyakan masih 2D tadi yang saya bilang. Dan ini juga untuk membuat trend baru lagi di kelas street racing profesional. Jadi, proses pengerjaannya memang harus benar-benar detail,” jelas Kancil.

Sejauh ini hasil didapat 3D Airbrush memang belum maksimal, “Terakhir ikut kontes jadi juara empat. Itu pun kata jurinya, kita salah masuk kelas, harusnya FFA,” ucap Donny, sang pengeksekusi semua detail motor.

Kalau dilihat secara detail, memang motor ini full grafir kecuali rangka, bradsis. Kata Kancil, proses pengerjaan untuk full satu motor ini bisa memakan waktu hingga setengah tahun alias 6 bulan saking detailnya.

Data Modifikasi

Ban depan: Duro 45/90-17, Ban belakang: Duro 45/90-17, Pelek: Jinfei, Teromol: Original Custom, Jari-jari: P2, Kaliper: KRS, Cakram: Wave Custom, Sok depan: Fastbike, Sok belakang: YSS, Handle rem: Scarlet, Hidrolik: Non Names, Setang: No Name, Grip: KTC, Stabilizer: Scott & Scarlet, Saklar: CEV, Knalpot: Putra CH, Velocity: Custom, Jok: Custom, Spidometer: No Name, Winglet: Koso, Oil cooler: Morin, Karbu: PE 28 mm

Workshop

Grafir: Kancil Custom Art, Chrome: Hero Chrome, Modified: 3D Airbrush

Text: Dimas,
Photo: Dimas
  230 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (52)
C. Viar Cross X 250 SE (45)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !