Test Ride Kawasaki W175: Responsif Dan Mudah Dikendalikan
FDR Zevo
SSS chain
Corsa Ekonomis
ME-TEST
09
Des
2017

Test Ride Kawasaki W175: Responsif Dan Mudah Dikendalikan

  19966   0

JAKARTA, ME. Brad n sis pastinya sudah mengetahui kehadiran Kawasaki W175 yang menjadi senjata baru pabrikan Kawasaki. Usai peluncurannya, tim ME mencoba ikut serta dalam test ride motor yang ada di segmen classic ini bradsis. Melalui artikel ini, tim ME akan menjabarkan hasil test motor classic di jalur yang steril tanpa ada pengendara lainnya.

Soal penampilan, pastinya sangat juara bradsis, pasalnya Kawasaki mengkalim W175 bukanlah follower. Dimulai dari lampu depan W175 masih menggunakan bohlam, begitu juga pada lampu lainnya. Rumah lampu sein pada bagian depan belakang menggunakan Kawasi KLX. Untuk mempertegas kesan classic, pada suspensi depan ditutup dengan karet sok berwarna hitam dan penggunaan plat kaleng untuk spakbor depan.

Tampilan spedometer cukup sederhana namun mewakili segala keperluan, seperti indikator kecepatan, indikator sen, indokator lampu. Tetapi untuk bensin, brad n sis harus sering melakukan pengecekan dan mengandalkan  bensin cadangan (rest). Tangki bahan bakar terbagi menjadi dua pilihan, untuk spesial edition terdapat tangpad pada sisi kanan kiri, namun untuk yang standar hanya polos. Begitu juga pada jok motor yang memiliki desain classic, dilengkapi dengan list.

Bentuk lampu, spakbor dan knalpot semakin mempertegas konsep motor. Dengan tinggi badan test rider 176cm rasanya tak ada kesulitan utntuk menapakkan kaki ke tanah, begitu juga untuk brad n sis yang memiliki tinggi 160 cm.

Pastinya brad n sis sangat ingin mencoba motor ini dengan alasan fitur yang sederhana dan classic. Mengawali perjalanan, kenyamanan dalam berkendara sudah bisa bradsis rasakan dengan bentuk jok yang datar dan stang kemudinya.

Transmisi demi transmisi test rider ME rasakan walaupun tidak lebih dari gigi 4 karena trak yang kurang mendukung. Di gigi rendah responsif mesin sangat terasa dan mudah dikendalikan bradsis. Kawasaki W175 didukung dengan mesin 4-tak satu silinder berpendingin udara berkapasitas 177 cc. Pengabutan bahan bakar masih andalkan karburator dari Mikuni VM24. Tenaga yang dihasilkan 13 hp pada 7.500 rpm dan torsi 32 Nm pada 6.000 rpm.

Begitu juga dengan suspensi, batingan motor saat berada di jalan yang kurang bagus cukup membuat kepincut bradsis. Sensasi berkendara motor classic pastinya akan didapat ketika berada di atas jok Kawasaki W175.

Tim ME rasa motor ini sangatlah cocok untuk digunakan dalam keseharian, ditambah lagi bagi bradsis yang ingin mendapatkan kenyamanan dan penampilan classic, Kawasaki W175 bisa menjadi pilihannya.

Pasalnya dalam sesi test ride, sensasi berkendara dengan motor classic-lah yang ingin tim ME sampaikan. Nantinya tim ME akan kembali melakukan pengetesan motor secara lebih intim lagi terhadap Kawasaki W175.

Text: Arbi (arbi.motorexpertz@gmail.com),
Text editor: Banar Giwantono,
Photo: Yudis
  407 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (52)
C. Viar Cross X 250 SE (45)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !