Gagal Finish, Dovi Terlalu Ngikutin Nafsu di Race Kedua
Corporate Banner
SSS chain
GIIAS Surabaya 2020
MOTOGP
27
Jun
2016

Gagal Finish, Dovi Terlalu Ngikutin Nafsu di Race Kedua

  9251   0
Gagal Finish, Dovi Terlalu Ngikutin Nafsu di Race Kedua
Gagal Finish, Dovi Terlalu Ngikutin Nafsu di Race Kedua

ASSEN, ME. Meraih pole position, merupakan kebanggaan tersendiri bagi Andrea Dovizioso di seri kedelapan MotoGP Assen, Belanda, bradsis. Tapi, bukannya mendapatkan hasil yang bagus di akhir, Dovi malah crash sesaat setelah race kedua dimulai karena hujan yang kian deras mengguyur sirkuit yang dijuluki The Cathedral tersebut.

“Kami melakukan pole yang benar-benar hebat dalam situasi yang berbeda kemarin. Dan kami melakukan segalanya sempurna di race pertama. Ketika saya di depan, sangat sulit untuk mengimbanginya, tapi sayangnya hujan datang dan kami harus kembali ke pit,” ujar Dovi.

Di race kedua, Dovi memulainya di posisi kedua, tepat di depan Valentino Rossi, bradsis. Dan ketika memasuki lap kedua, Dovi tidak bisa menghindari crash di tikungan 12 yang disebabkan oleh kurangnya grip ban depan.

“Pada race kedua, saya dan Valentino (Rossi) mendorong begitu keras untuk mengalahkan satu sama lain karena memang kami berada di depan. Alasan mengapa kita jatuh dan alasan mengapa terlalu banyak pengendara yang jatuh adalah karena ban depan: ban depan tidak bekerja dan saya percaya semua rider menggunakan ban yang sama seperti race pertama di race kedua,” tambah Dovi.

Di race kedua, Dovi memakai ban belakang bertipe soft dan lebih banyak mempunyai grip dibanding ban depannya, bahkan dua kali lipat, bradsis. Tapi, dengan ban depan yang sedikit bermasalah, Dovi crash di tikungan high speed ketika berada di gigi lima, ketika melepas gas karena bagian belakang terlalu mendorong ke depan.

Dovi sendiri udah ngakuin kesalahannya, bradsis. Dirinya mengaku menyesal gak bisa dapet podium di seri kedelapan ini. Padahal, kesempatan yang doi dapetin kemarin, belum tentu bisa diulang di seri-seri berikutnya. Malahan, Dovi juga aneh kenapa masalah yang hadir di musim ini, selalu ada di ban depan.

“Di tahun ini, banyak sekali rider yang membuat poin di balapan karena pembalap tercepat crash. Ini kejuaraan yang aneh, di basah maupun kering, sehingga tidak bagus dan tidak ada alasan. Setiap ban bekerja lebih baik ketika ada garis kering. Dengan ban depan untuk cuaca hujan, sangat buruk dalam situasi apapun. Jika tidak ada air grip berkurang, dan dengan sedikit air grip bertambah,” beber Dovi. 

Text: Reza (reza@motorexpertz.com),
Text editor: Donnyantoro,
Photo: Ducati.com
  567 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (52)
C. Viar Cross X 250 SE (46)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !