Bedah Mesin All New Satria F150: Banyak Sensor, Bikin Kerja Mesin Makin Optimal
covid-19-ME
SSS chain
GIIAS Surabaya 2020
ME-REVIEW
01
Mar
2016

Bedah Mesin All New Satria F150: Banyak Sensor, Bikin Kerja Mesin Makin Optimal

  30999   0
Bedah Mesin All New Satria F150
Bedah Mesin All New Satria F150
Bedah Mesin All New Satria F150
Bedah Mesin All New Satria F150

JAKARTA, ME. Di artikel sebelumnya, tim ME udah bahas mengenai bedah mesin All New Satria F150. Kali ini, tim ME coba bahas mengenai sensor-sensor yang terpasang pada teknologi injeksi generasi terbaru dari Satria ini, bradsis..

All New Satria F150 dilengkapi dengan 8 sensor yang terhubung dengan Engine Control Module (ECM) selaku otak dari teknologi injeksi ini. ECM menerima sinyal dari sensor, dan melakukan pengolahan sinyal untuk mengirimkan sinyal perintah suplai bahan bakar, dan menentukan waktu pengapian ke aktuator, seperti Ignition Coil, Fuel Pump, dan injector.

“Generasi terbaru Satria ini memang dilengkapi dengan banyak sensor karena semakin banyak sensor kinerja mesin semakin optimal. Jika ada kerusakan juga bisa langsung terdeteksi lewat panel speedometer, dan mekanik kami pasti langsung tahu kerusakannya ada pada bagian mana,” ujar Josep Agus Antony, selaku Trainer Mechanic 2W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).

ECM pada All New Satria F150 menggunakan 36 pin dengan program terbaru, yang mengoptimalkan tenaga mesin, dan konsumsi bahan bakar lebih ekonomis. Cara kerjanya dengan memonitor, dan menganalisa sinyal yang diterima dari berbagai sensor, kemudian akan meneruskan perintah ke komponen aktuator.

Berikut sensor-sensor yang ada pada All New Satria F150:

1. Intake Air Pressure Sensor (IAPS)

Sensor ini untuk mendeteksi perubahan tekanan udara di dalam intake mainfold.

2. Intake Air Temperature Sensor (IATS)

Sensor ini untuk mendeteksi suhu udara yang masuk ke dalam intake mainfold.

3. Throttle Position Sensor (TPS)

Sensor ini untuk mendeteksi sudut bukaan throttle valve.

4. O2 Sensor

Sensor ini berfungsi membaca sisa hasil pembakaran di saluran exhaust dan untuk menekan emisi gas buang sehingga lebih ramah lingkungan.

5. Tip-Over Sensor

Sensor ini berfungsi untuk mendeteksi sudut kemiringan motor hingga 65 derajat. Jika kemiringan lebih dari itu, sensor akan mematikan mesin secara otomatis.

6. Engine Coolant Temperature Sensor (ECTS)

Sensor ini merupakan temperatur cylinder yang dipasang di bagian cylinder. Sensor ini merupakan tipe thermistor (hambatan yang berubah menurut suhu), dan memasukan sinyal ke ECM sebagai nilai tegangan. Sinyal ini dipakai untuk memberikan kompensasi durasi waktu injeksi bahan bakar dan juga dipakai untuk mendeteksi panas mesin yang berlebihan

7. Crank Shaft Position Sensor

Sensor ini digunakan sebagai sensor utama untuk menentukan ignition timing dan rpm mesin.

8. Speed Sensor

Sensor ini tentunya untuk mengetahui kecepatan laju motor agar bisa dibaca pada speedometer.

Text: Ichsan (ixzan.motorexpertz@gmail.com),
Text editor: Donnyantoro,
Photo: Ichsan
  595 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (36)
B. Yamaha WR 250 R (53)
C. Viar Cross X 250 SE (47)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !