Impresi ME, Yamaha Aerox 125LC: Pede Diajak Manuver, Bobot Ringan Bikin Tenaga Makin Berasa
FDR Zevo
SSS chain
Corsa Ekonomis
FIRST RIDE
19
Jan
2016

Impresi ME, Yamaha Aerox 125LC: Pede Diajak Manuver, Bobot Ringan Bikin Tenaga Makin Berasa

  21854   0
Impresi ME, Yamaha Aerox 125LC: Pede Diajak Manuver, Bobot Ringan Bikin Tenaga Makin Berasa
Impresi ME, Yamaha Aerox 125LC: Pede Diajak Manuver, Bobot Ringan Bikin Tenaga Makin Berasa
Impresi ME, Yamaha Aerox 125LC: Pede Diajak Manuver, Bobot Ringan Bikin Tenaga Makin Berasa
Impresi ME, Yamaha Aerox 125LC: Pede Diajak Manuver, Bobot Ringan Bikin Tenaga Makin Berasa
Impresi ME, Yamaha Aerox 125LC: Pede Diajak Manuver, Bobot Ringan Bikin Tenaga Makin Berasa
Impresi ME, Yamaha Aerox 125LC: Pede Diajak Manuver, Bobot Ringan Bikin Tenaga Makin Berasa
Impresi ME, Yamaha Aerox 125LC: Pede Diajak Manuver, Bobot Ringan Bikin Tenaga Makin Berasa
Impresi ME, Yamaha Aerox 125LC: Pede Diajak Manuver, Bobot Ringan Bikin Tenaga Makin Berasa
Impresi ME, Yamaha Aerox 125LC: Pede Diajak Manuver, Bobot Ringan Bikin Tenaga Makin Berasa
Impresi ME, Yamaha Aerox 125LC: Pede Diajak Manuver, Bobot Ringan Bikin Tenaga Makin Berasa
Impresi ME, Yamaha Aerox 125LC: Pede Diajak Manuver, Bobot Ringan Bikin Tenaga Makin Berasa
Impresi ME, Yamaha Aerox 125LC: Pede Diajak Manuver, Bobot Ringan Bikin Tenaga Makin Berasa
Impresi ME, Yamaha Aerox 125LC: Pede Diajak Manuver, Bobot Ringan Bikin Tenaga Makin Berasa
Impresi ME, Yamaha Aerox 125LC: Pede Diajak Manuver, Bobot Ringan Bikin Tenaga Makin Berasa
Impresi ME, Yamaha Aerox 125LC: Pede Diajak Manuver, Bobot Ringan Bikin Tenaga Makin Berasa
Impresi ME, Yamaha Aerox 125LC: Pede Diajak Manuver, Bobot Ringan Bikin Tenaga Makin Berasa

SENTUL, ME. Biasanya wara-wiri di MotoGP, sekarang Aerox juga ada yang wara-wiri di Indonesia, bradsis. PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) kemarin (18/1) udah meluncurkan Aerox 125LC di Sentul International Circuit, Bogor. Saat test rider ME nyobain nih skutik, tenaganya berasa, diajak manuver juga pede..
 
Emang test rider ME kali ini juga berbadan mungil, dengan postur 155/50. Makanya Aerox 125LC juga berasa enteng saat diajak ngebut. Yamaha pun mengklaim, soal power-to-weight ratio, Aerox 125LC lebih unggul dibanding skutik sekelasnya. Bobotnya cuma 102 kg lho. Di sirkuit Sentul, akselerasinya bisa dibilang cukup responsif. Maklum aja, torsinya juga gede buat ukuran skutik sekelasnya, bradsis.
 
Lirik speedometer yang mirip-mirip dengan X-Ride punya, test rider ME berhasil tembus 110 km/jam lewat sedikit saat menggeber Aerox 125LC ini. Namun sayangnya, yang test rider ME rasain saat kecepatan tinggi, skutik ini agak sedikit bergetar atau kurang stabil. Tapi yang bikin nyaman posisi ngebut adalah joknya, bradsis. Joknya beda dari skutik Yamaha lainnya, saat test rider ME mundurin bokongnya untuk ambil posisi balap, joknya yang bertingkat terasa pas.
 
Di trek lurus sirkuit Sentul ini, pihak Yamaha Indonesia ternyata udah nyediain semacam gymkhana course untuk menjajal kehebatan handling dan manuver dari Aerox 125LC ini, bradsis. Belokan yang patah-patah, dimana skutik harus merebah sekitar 45 derajat, tapi tetap pede melintir gas dan melahap tikungan-tikungan patah berikutnya. Hal ini didukung juga dengan ban belakangnya yang lebar berukuran 100/70-14.
 
Konsol depan, atau mungkin biasa disebut dengan laci, pada Aerox terbaru ini gak sebesar skutik-skutik Yamaha lainnya. Loe cuma bisa menyimpan barang-barang yang kecil doang, bradsis.
 
Sayangnya untuk urusan suspensi, tim ME belum bisa ngasih ulasan lebih banyak. Pasalnya, lokasi test ride gak memadai untuk nyobain suspensi layaknya jalan perkotaan. Tapi kalo buat di jalan rata atau saat tikungan, suspensi depan dan belakang cukup mumpuni kok, bradsis. Begitu pula dengan pengeremannya, baik depan maupun belakang.
 
Buat skutik sehebat ini, gak heran sih kalo Yamaha membandrolnya dengan Rp 18,2 juta (OTR Jakarta). Loe bisa pilih Aerox 125LC ini dengan 3 pilihan warna, antara lain Racing Blue, Champion Matt Grey, dan Light Speed White..
 
Data Spesifikasi Yamaha Aerox 125LC:
Dimensi
P X L X T - 1857mm X 742mm X 1070mm
Jarak Sumbu Roda - 1265mm
Jarak Terendah ke Tanah - 135mm
Tinggi Tempat Duduk - 760mm
Berat Isi - 102 kg
Kapasitas Tangki Bensin - 3,8L
 
Mesin
Tipe Mesin - Liquid cooled, 4-stroke, SOHC
Jumlah / Posisi Silinder - Single cylinder
Diameter x Langkah - 52,4 x 57,9 mm
Perbandingan Kompresi - 10,9 ± 0.4 : 1
Daya Maksimum - 8.4kW/9000rpm
Torsi Maksimum - 10.4Nm/6500rpm
Sistem Starter - Elektrik & kick starter
Sistem Pelumasan - Basah
Kapasitas Oli Mesin - Total = 0,90 L ; Berkala = 0,80 L
Sistem Bahan Bakar - Fuel Injection
Tipe Kopling - Kering, sentrifugal
Tipe Transmisi - V-belt automatic
 
Rangka
Tipe Rangka - Underbone
Suspensi Depan - Teleskopik
Suspensi Belakang - Unit swing
Ban Depan - 70/90-14M/C 34P
Ban Belakang - 100/70-14M/C 51P
Rem Depan - Disc brake
Rem Belakang - Drum brake
 
Kelistrikan
Sistem Pengapian - TCI
Battery - YUASA/YTZ5S
Tipe Busi - NGK/CR7E

Text: Donny (donny@motorexpertz.com),
Photo: Rizen
  682 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (52)
C. Viar Cross X 250 SE (46)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !