Semua yang Menempel di Badan, ini yang Menyelamatkan Pembalap
FDR Zevo
SSS chain
Corsa Ekonomis
ME-SERIAL
08
Okt
2014

Semua yang Menempel di Badan, ini yang Menyelamatkan Pembalap

  56743   0
Semua yang Menempel di Badan, ini yang Menyelamatkan Pembalap
Semua yang Menempel di Badan, ini yang Menyelamatkan Pembalap
Semua yang Menempel di Badan, ini yang Menyelamatkan Pembalap
Semua yang Menempel di Badan, ini yang Menyelamatkan Pembalap
Semua yang Menempel di Badan, ini yang Menyelamatkan Pembalap
Semua yang Menempel di Badan, ini yang Menyelamatkan Pembalap
Semua yang Menempel di Badan, ini yang Menyelamatkan Pembalap
Semua yang Menempel di Badan, ini yang Menyelamatkan Pembalap
Semua yang Menempel di Badan, ini yang Menyelamatkan Pembalap
Semua yang Menempel di Badan, ini yang Menyelamatkan Pembalap
Semua yang Menempel di Badan, ini yang Menyelamatkan Pembalap
Semua yang Menempel di Badan, ini yang Menyelamatkan Pembalap
Semua yang Menempel di Badan, ini yang Menyelamatkan Pembalap
Semua yang Menempel di Badan, ini yang Menyelamatkan Pembalap
Semua yang Menempel di Badan, ini yang Menyelamatkan Pembalap
Semua yang Menempel di Badan, ini yang Menyelamatkan Pembalap

JAKARTA, ME. Selain helm, wearpack juga menjadi penunjang keselamatan para pembalap MotoGP. Tapi, wearpack yang dimaksud bukan hanya baju balap aja, bradsis. Bagian-bagian lainnya yang menempel di badan para pembalap pun turut menunjang keselamatan seorang pembalap.
 
Kita bahas satu per satu deh, dari bagian yang terbesar dulu, yaitu wearpack. Berbagai produsen wearpack seperti Nankai, RS Taichi, Kushitani, Alpinestar, Dainese, dan lainnya, sempat turut berpartisipasi dalam kejuaraan balap ini, bradsis. Namun, seiring dengan berkembangnya teknologi, sekarang tinggal beberapa nama aja, seperti Ixon, Psi, Spidi, Dainese, dan Alpinestar.
 
Wearpack yang digunakan para pembalap MotoGP menggunakan bahan dari kulit kangguru, bradsis. Kulit kangguru terbukti lebih tahan, lebih fleksibel, dan lebih ringan dibanding kulit sapi. Wearpack ini harus bisa memberikan perlindungan ekstra pada pembalap, mulai dari gesekan hingga benturan pada punggung, sikut, dan lutut.
 
Wearpack sendiri gak asal dibikin menutupi tubuh pembalap, tapi harus memperhatikan faktor-faktor lainnya, mulai dari aerodinamis, respirasi, kenyamanan, ketahanan, fleksibel, ringan, dan anti air. Dalam satu musim, biasanya tiap pembalap menyediakan 8-10 wearpack. Pembuatan satu wearpack sendiri memakan waktu 8 jam jika dibutuhkan dalam keadaan mendesak, tapi normalnya sih bisa 2-3 hari, bradsis.
 
Di dalam wearpack, para pembalap juga menggunakan pelindung badan (body protector) yang terbuat dari kombinasi bahan karbon, kevlar, dan titanium. Kombinasi bahan-bahan tersebut udah terbukti ringan tapi kuat. Body protector ini berfungsi untuk melindungi bagian dada, tulang rusuk, dan punggung para pembalap. Berat total dari satu wearpack hanya 3 - 3,5 kg.
 
Di dalam wearpack tersebut juga terdapat sensor-sensor yang menempel di setiap bagian tubuh pembalap, fungsinya beragam, bradsis. Dari sensor-sensor ini, air bag yang ada di dalam wearpack bisa mengembang saat pembalap mengalami crash. Sensor ini bekerja saat pembalap berubah posisi dari posisi riding pada normalnya.
 
Fungsi dari sensor ini juga bisa untuk merekam seberapa besar dampak crash pada pembalap. Sehingga, para produsen wearpack tersebut bisa mengembangkan produk mereka dengan teknologi terkini, bradsis.
 
Selain wearpack, masih ada lagi sarung tangan, sepatu boots, knee & elbow slider. Sarung tangan dan sepatu boots yang digunakan juga terbuat dari bahan-bahan yang ringan tapi kuat, seperti plastik polyurethane atau titanium.
 
Knee dan elbow slider digunakan untuk melindungi lutut dan sikut pembalap. Kalo brader n sista lihat cara pembalap menikung, mereka pasti meletakkan lutut atau sikutnya pada aspal. Knee dan elbow slider ini dibuat juga dari campuran bahan-bahan yang ringan tapi kuat, sebagian besar terbuat dari thermoplastic dan polyurethane.
 
Saat hujan turun, para pembalap MotoGP pun juga pakai jas hujan, bradsis. Fungsinya adalah agar wearpack tidak menyerap air terlalu banyak, sehingga memberatkan beban pembalap dan membatasi pergerakan mereka di atas motor.
 
Tapi begitu cuaca panas, para pembalap pun dibikin senyaman mungkin menggunakan wearpack mereka. Beberapa produsen wearpack memiliki sistem pendingin di dalamnya, yang mengambil tenaga dari batere yang sangat ringan yang disimpan di dalam bagian punuk wearpack.
 
Untuk wearpack MotoGP, estimasi biaya yang dibutuhkan bisa mencapai 6.500 Euro atau sekitar Rp 100 jutaan. Harga tersebut udah termasuk wearpack, sarung tangan, sepatu boots, knee dan elbow slider, pokoknya lengkap deh, bradsis. Tapi belum termasuk helmnya yaa..

Text: Donny (donny@motorexpertz.com),
Photo: motogp, dainese, honda
  932 Votes

Artikel Terkait

  80983   0
11
Feb
2015
Pulang Malem Sendiri? Kenapa Enggak?
  73025   0
09
Feb
2015
Awas, Begal Merajalela!
  131650   0
19
Des
2014
Evolusi Riding Style di MotoGP - Part 2
CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (52)
C. Viar Cross X 250 SE (45)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !