Gak Perlu Ragu Lagi Sama Pelayanan Yamaha, Semua Sudah Terbukti!
FDR Zevo
SSS chain
Corsa Ekonomis
ME-UPDATE
03
Okt
2014

Gak Perlu Ragu Lagi Sama Pelayanan Yamaha, Semua Sudah Terbukti!

  15508   0
Asep Sumpena Teknisi Yamaha Indonesia meraih peringkat ketiga Commuter Class Model WTGP 2014
Asep Sumpena Teknisi Yamaha Indonesia meraih peringkat ketiga Commuter Class Model WTGP 2014
Asep Sumpena Teknisi Yamaha Indonesia saat menjalani tes penilaian di WTGP 2014
Asep Sumpena Teknisi Yamaha Indonesia saat menjalani tes penilaian di WTGP 2014
Asep Sumpena Teknisi Yamaha Indonesia (paling kanan kacamata) di podium peringkat ketiga Commuter Class Model WTGP 2014
Asep Sumpena Teknisi Yamaha Indonesia (paling kanan kacamata) di podium peringkat ketiga Commuter Class Model WTGP 2014
Foto bersama peserta WTGP 2014 (Asep Sumpena kacamata baris kedua berdiri)
Foto bersama peserta WTGP 2014 (Asep Sumpena kacamata baris kedua berdiri)

JEPANG, ME. Pada gelaran kompetisi Yamaha World Technician Grand Prix (WTGP) yang diadakan di Iwata, Jepang, bendera Indonesia kembali berkibar, bradsis. Lewat Asep Sumpena Suryaningrat, Teknisi Yamaha Technical Academy (YTA) Indonesia ini berhasil meraih peringkat ketiga pada kompetisi bergengsi tersebut. Congrats, brader..

Kompetisi yang diadakan di markas besar Yamaha Motor Corporation (YMC) ini digelar pada tanggal 30 September-1 Oktober, bradsis. Diikuti oleh 20 kontestan yang berasal dari 18 negara. Brader Asep yang berasal dari JG Motor Bandung, Jawa Barat, meraih posisi ketiga pada kompetisi dunia tersebut. Mantap!

Materi pengujian pun terdiri dari beberapa macam tes, bradsis. Tes tersebut meliputi tes teori, basic maintenance skill accuracy and speed, trouble shooting, dan juga customer relation skill. Makanya, gak heran kalo slogan Yamaha di kompetisi kali ini adalah Professional Service Skills to Build Up The Best Relationship with Each Customer.

Selain itu, dua kelas yang dilombakan adalah Commuter Class Model dan Sport Class Model. Pasalnya, Sport Class Model lebih banyak diikuti oleh peserta dari kawasan Amerika, Eropa, dan Australia. Dua teknisi Yamaha Indonesia yaitu, Asep Sumpena dan Irvan Kurniady dari Alfa Scorpii Medan, hanya mengikuti Commuter Class Model seperti peserta dari negara Asia lainnya, bradsis.

Semua kontestan yang ikut memiliki keahlian dan pengetahuan yang sangat tinggi. Mereka adalah para juara di negaranya masing-masing. Dalam kompetisi ini, kemampuan trouble shooting, melayani pelanggan dan juga ketahanan mental, merupakan kunci untuk menentukan hasil akhir, bradsis.

“Tahun ini teknisi Indonesia mendapat peringkat ke-3 dengan kelebihan dalam trouble shooting dan pelayanan pelanggan. Saya berharap, pada kesempatan WTGP yang akan datang, Indonesia bisa mendapatkan peringkat yang lebih baik,” ujar M. Abidin, GM Service & Motorsport Division Yamaha Indonesia.

Keberhasilan yang mereka raih dalam kompetisi tersebut adalah berkat Yamaha Technical Academy, bradsis. Mereka gak akan bisa ikut kalo enggak melewati kontes yang berjenjang. YTA sendiri mempunyai sistem yang terdiri dari level Bronze, Silver, dan Gold.

Kalo di Indonesia, kontes ini dimulai dari teknisi regional yang diikuti lebih dari 12.000 peserta, bradsis. Setelah melewati proses tersebut, barulah terpilih 24 teknisi terbaik yang berhak mengikuti kontes tingkat nasional seperti Indonesia Technician Grand Prix. Nah, kalo udah menjadi juara ITGP, para pemenang seperti Asep Sumpena yang menjuarai ITGP pada tahun 2014 dan Irvan Kurniady pada tahun 2012, dikirim ke WTGP, bradsis.

Melalui sistem pembianaan terstruktur dan berjenjang, Yamaha Indonesia selama 7 tahun berturut-turut (2007-2013), mendapatkan penghargaan Service Quality Award dari lembaga riset Carre-Center for Customer Satisfaction & Loyalty (Carre-CCSL) dan majalah Service Excellence. Jadi buat para brader n sista konsumen Yamaha, gak perlu khawatir lagi dengan kualitas pelayanan after sales service dan ketersediaan suku cadangnya yang terjamin.

Hasil Commuter Class Model :

1. Meenakshi Sundaram (India)

2. Calvin Kenneth D Tan (Fillipina)

3. Asep Sumpena Suryaningrat (Indonesia)

 

Hasil Sport Class Model :

1. Tomas Candela Sanchez (Spanyol)

2. Benedikt Fuch (Jerman)

3. David Graham Jimmy (USA)

Text: Reza (rezamotorexpertz@gmail.com),
Text editor: Donnyantoro,
Photo: Istimewa
  498 Votes

Artikel Terkait

  2312   0
06
Feb
2020
. PT Astra Honda Motor meluncurkan warna baru untuk varian Honda Revo-X, yaitu Attractive Red yang semakin memperkuat tampikan agresif
  2947   0
05
Feb
2020
CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (52)
C. Viar Cross X 250 SE (46)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !