Modifikasi GL 100 1994: Cafe Racer Army Look, Bukan Punya Tentara, Cuma Suka
FDR Zevo
SSS chain
Corsa Ekonomis
ME-MODIFIKASI
09
Sep
2014

Modifikasi GL 100 1994: Cafe Racer Army Look, Bukan Punya Tentara, Cuma Suka

  192087   0
Modifikasi GL 100 1994: Cafe Racer Army Look, Bukan Punya Tentara, Cuma Suka
Modifikasi GL 100 1994: Cafe Racer Army Look, Bukan Punya Tentara, Cuma Suka
Modifikasi GL 100 1994: Cafe Racer Army Look, Bukan Punya Tentara, Cuma Suka
Modifikasi GL 100 1994: Cafe Racer Army Look, Bukan Punya Tentara, Cuma Suka
Modifikasi GL 100 1994: Cafe Racer Army Look, Bukan Punya Tentara, Cuma Suka
Modifikasi GL 100 1994: Cafe Racer Army Look, Bukan Punya Tentara, Cuma Suka
Modifikasi GL 100 1994: Cafe Racer Army Look, Bukan Punya Tentara, Cuma Suka
Modifikasi GL 100 1994: Cafe Racer Army Look, Bukan Punya Tentara, Cuma Suka
Modifikasi GL 100 1994: Cafe Racer Army Look, Bukan Punya Tentara, Cuma Suka
Modifikasi GL 100 1994: Cafe Racer Army Look, Bukan Punya Tentara, Cuma Suka
Modifikasi GL 100 1994: Cafe Racer Army Look, Bukan Punya Tentara, Cuma Suka
Modifikasi GL 100 1994: Cafe Racer Army Look, Bukan Punya Tentara, Cuma Suka
Modifikasi GL 100 1994: Cafe Racer Army Look, Bukan Punya Tentara, Cuma Suka
Modifikasi GL 100 1994: Cafe Racer Army Look, Bukan Punya Tentara, Cuma Suka

DEPOK, ME. Sedari masa kecil udah menaruh kecintaan pada army (tentara). Akhirnya, kecintaannya ini dituangkan pada motor Honda GL 100 keluaran 1994, bradsis. Dengan bergaya cafe racer, Ramadhan Aditya menganbil tema army look untuk motor kesayangannya ini..
 
Dilihat sepintas juga udah kelihatan jelas temanya, bradsis. Hijau semi doff menyelimuti hampir seluruh body motor. Catnya sendiri sengaja dipilih motor wrinkle biar berkesan kasar dan gahar. Pria yang akrab disapa Adit ini memberi nama motor kesayangannya dengan julukan Buffalo Soldier.
 
"Diberi nama Buffalo Soldier, yang artinya mengibaratkan motor ini berpostur seperti kerbau berwarna hijau tentara," ujar Adit yang bekerja sebagai pegawai Badan Pemeriksa Keuangan.
 
GL 100 ini gak dibangun sendiri, bradsis. Adit mempercayai modifikasi motornya kepada Dwellners Kustomslaughters yang bermarkas di daerah Depok. Rumah modifikasi yang digawangi oleh Candra dan Wahyu ini cuma membutuhkan waktu 1 bulan untuk membangun Buffalo Soldier.
 
"Pembuatannya memakan waktu satu bulan. Dengan ubahan pada sasis, kita potong di ujung 15 cm. pembuatan body, dan bore up mesin menjadi 250 cc. Part mesin bagian dalam menggunakan tiger oversize 25. Jadi, motor ini juga bisa diajak melaju kencang," terang Wahyu.
 
Wah, kalo hasilnya kayak begini sih, yang jadi tentara beneran juga paling iri ngeliatnya..
 
Pesan Inspiratif: Kesan gaharnya beneran menonjol.
 
Saran Tim ME: Lebih keren kalo ambil gaya streettracker, lebih pas dengan tema army look.
 
Penilaian Tim ME: (8*): Keren, konsepnya sesuai dengan hasil akhirnya.
 
Note: (1 *) : Kacau Banget, (2*): Payah, (3*) : Kurang kreatif, (4*) Terlalu biasa : (5*): Oke, tapi… (6*): Lumayanlah (7*): Bagus, (8*): Keren, (9*): Mantaff, (10*): Dahsyat
 
Data modifikasi:
Ban depan dan belakang: Swallow 4.00-18, Pelek depan dan belakang: Rossi 3 dan 3.5 inch, Jari-jari: TDR, Lampu depan: Replika Harley-Davidson, Lampu sein dan belakang: After market, Setang: Custom (clubman), Spion: After market (bar end), Karburator: Keihin PE Original, Kulit Jok: MB Tech, Handgrip: Yamaha Fino Classic, Knalpot, Body, dan Fender: Custom (Plat Galvanis 1,2 mm), dan Cat: Sikens (body) dan Wrinkle (mesin).
 
Gallery/Office: Perum Permata Arcadia/Blok H 10, RT 1/RW 23 Cimanggis, Depok 
Workshop: JL.Palem .Blok Dukuh RT 9/RW 10, No. 33C, Kecamatan Ciracas, Cibubur, Jakarta Timur
CP: Wahyu 08159644338 / Candra Momo: 081329292211

Text: Donny (donny@motorexpertz.com),
Photo: Istimewa
  1786 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (52)
C. Viar Cross X 250 SE (46)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !