Modifikasi Tiger 2007: Super Dirt Bike Buat Jalan-jalan di Pantai
covid-19-ME
SSS chain
GIIAS Surabaya 2020
ME-MODIFIKASI
09
Mei
2014

Modifikasi Tiger 2007: Super Dirt Bike Buat Jalan-jalan di Pantai

  68394   0
Modifikasi Tiger 2007: Super Dirt Bike Buat Jalan-jalan di Pantai
Modifikasi Tiger 2007: Super Dirt Bike Buat Jalan-jalan di Pantai
Modifikasi Tiger 2007: Super Dirt Bike Buat Jalan-jalan di Pantai
Modifikasi Tiger 2007: Super Dirt Bike Buat Jalan-jalan di Pantai
Modifikasi Tiger 2007: Super Dirt Bike Buat Jalan-jalan di Pantai
Modifikasi Tiger 2007: Super Dirt Bike Buat Jalan-jalan di Pantai
Modifikasi Tiger 2007: Super Dirt Bike Buat Jalan-jalan di Pantai
Modifikasi Tiger 2007: Super Dirt Bike Buat Jalan-jalan di Pantai
Modifikasi Tiger 2007: Super Dirt Bike Buat Jalan-jalan di Pantai
Modifikasi Tiger 2007: Super Dirt Bike Buat Jalan-jalan di Pantai
Modifikasi Tiger 2007: Super Dirt Bike Buat Jalan-jalan di Pantai
Modifikasi Tiger 2007: Super Dirt Bike Buat Jalan-jalan di Pantai
Modifikasi Tiger 2007: Super Dirt Bike Buat Jalan-jalan di Pantai
Modifikasi Tiger 2007: Super Dirt Bike Buat Jalan-jalan di Pantai
Modifikasi Tiger 2007: Super Dirt Bike Buat Jalan-jalan di Pantai
Modifikasi Tiger 2007: Super Dirt Bike Buat Jalan-jalan di Pantai

JAKARTA, ME. Penggunaan ban gambot dinilai sebagian pecinta motor sangat penting untuk bikin motor mereka terlihat lebih kekar dan sangar. Tapi gak cuma dari segi estetis aja bradsis, fungsinya pun juga ada. Seperti ban gambot yang menempel di Honda Tiger lansiran 2007 milik Julian Anno.
 
Ban Super Gambot
Julian jauh-jauh mengirim motornya dari Bali ke Jakarta hanya untuk memodifikasi motornya ini di Tauco Custom bradsis. Rumah modifikasi dengan pengalaman lebih dari satu dekade ini dipercaya untuk mengubah tampilan Tiger dari sport touring menjadi dirt bike.
 
Bali sendiri identik dengan pantainya yang indah, motor ini pun nantinya bakal dipake untuk jalan-jalan di pantai bradsis. Maka itu, Topo Goedel Atmodjo selaku punggawa Tauco Custom menyematkan ban gambot di bagian depan dan belakang supaya bisa mengais pasir lebih mudah.
 
Ban depannya yang berukuran 130/80-18 pada umumnya ditaro di bagian belakang, tapi sekarang pindah ke depan. Nah, bagian belakangnya lebih besar lagi ukurannya, yaitu 180/80-14. Dengan ukuran segambot ini, otomatis swingarm udah gak bisa pake yang standar punya bradsis, karena lebar bannya sendiri udah 6 inci. Gir depan juga terpaksa digeser 5 cm ke kiri supaya center dengan gir belakangnya.
 
Desain swingarm pun dibikin kokoh bradsis, biar serasi dengan bannya yang lebar. Kaki-kaki bagian depan gak mau kalah bersaing, Topo menyematkan suspensi upside-down yang diambil dari Yamaha YZ250.
 
Bobot kaki-kakinya udah jelas jauh berbeda beratnya dibanding saat pertama kali motor ini datang ke markas Tauco Custom yang ada di Jl. Kebagusan Raya No. 99, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Untuk itu, mesin pun udah gak bisa pake yang standar lagi, harus bisa mengimbangi bobot kaki-kaki untuk bisa mendapatkan performa yang seimbang.
 
"Mesin sengaja ditune-up ringan supaya bisa menarik roda-roda ini. Dibantu lagi dengan knalpot semi free flow dan karburator NSR SP tipe PE28. CDI juga udah diganti dengan BRT," beber Topo.
 
Untuk penggunaan di pantai, dengan ban gambot yang tertancap di pasir, tentunya handling jauh berbeda dibanding saat melaju di aspal. Maka itu, stang lebar ala motor trail juga diaplikasikan di Tiger ini untuk memudahkan handling-nya.
 
Topo juga nambahin, karena motor ini nantinya bakal dipake wara-wiri di pantai, maka warna yang dipakai pun dibikin nge-jreng bradsis. Biar bisa memikat-bule-bule sekalian. Paduan warna stabilo oren, putih, dan biru menjadi andalannya, mengikuti grafis helm dari Mick Doohan, pembalap legendaris era GP500 asal Australia.
 
Pesan Inspiratif: Keren abis deh. Pasti bakal banyak memikat hati bule-bule yang lagi berjemur di pantai nih.
 
Saran Tim ME: Warna blok mesinnya lebih cakep kalo dibikin hitam.
 
Penilaian Tim ME: (8*): Keren, konsepnya sesuai dengan kebutuhan.
 
Note: (1 *) : Kacau Banget, (2*): Payah, (3*) : Kurang kreatif, (4*) Terlalu biasa : (5*): Oke, tapi… (6*): Lumayanlah (7*): Bagus, (8*): Keren, (9*): Mantaff, (10*): Dahsyat
 
Data modifikasi:
Ban depan & belakang: Shinko 130/80-18 & 180/80-14, Pelek depan & belakang: TK 2,5" & Custom 6", Suspensi depan & belakang: Upside-down Yamaha YZ250 & Kawasaki Ninja 250, Swingarm: Kwangen Custom Products, Knalpot: Ethana Performance, Setang & raiser: Renthal Fat Bar, Speedometer: Yamaha X-Ride, Lampu depan & belakang: Variasi Thailand, Full Body Set: Tauco Custom (Plat Galvanis 0,8 mm), Cat: Tauco Custom.
 
Nama Bengkel: Tauco Custom, Jl. Kebagusan Raya No. 99, Jagakarsa, Jakarta Selatan. 0812 8853 4865

Text: Donny (donny@motorexpertz.com),
Photo: Donny
  1293 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (36)
B. Yamaha WR 250 R (53)
C. Viar Cross X 250 SE (47)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !