Turing JJC: Banyak Kisah, Banyak Serunya
Corporate Banner
SSS chain
GIIAS Surabaya 2020
ME-COMMUNITY
11
Mei
2013

Turing JJC: Banyak Kisah, Banyak Serunya

  8532   0

Tim turing JJC ke Purwokerto

JAKARTA, ME. Sebagai bikers siapa sih yang gak suka turing? Riding sendirian aja kepuasannya luar biasa, apa lagi bareng teman-teman di satu komunitas, pasti bakal banyak cerita yang didapat sepanjang perjalanan. Nah akhir bulan lalu (27-28/4), baru saja anak-anak pencinta Yamaha Jupiter all series yang biasa nongkrong di Jl. Pakubuwono 6 Jaksel atau lebih dikenal dengan Jakarta Jupiter Club (JJC) menunaikan kewajiban turing ke kota Pekalongan. Widihhh…

*******

Turing JJC Safety RidingArti Sebuah Brotherhood

Kenapa sih yang dipilih kota Pekalongan? “Karena selain menjalankan agenda tahunan JJC juga bersilahturahmi ke kampung halaman Pakde Maliki, salah satu anggota JJC serta gak lupa menyambangi Pekalongan Jupiter Club (PJC) yang beberapa bulan lalu sempat datang sowan ke Ibukota,” ucap Bro Angga 296.

Setelah mempersiapkan segala kondisi dan perlengkapan, Jumat malamnya, sebanyak 15 orang anggota JJC yang pergi pada turing tersebut kumpul terlebih dahulu di basecamp Pakubuwono sambil menunggu rekan-rekan yang belum datang. Setelah semua kumpul gak lupa berdoa serta breefing sejenak tentang teknis selama di perjalanan.

Engine on! Tepat pada pukul 01.00 WIB rombongan berangkat, jalur yang dilewati: Pakubuwono-Jl. Sudirman- Cawang- Kalimalang- Pantura- Pekalongan. Beberapa anggota yang gak ikut juga ada yang mengantar sampai Jl. Raya Kalimalang. Perjalan lancar hingga di Cikampek. Lepas Cikampek, ada trouble sedikit di Jupiternya Bro Ichal, gas-nya nyangkut membuat riding agak gak nyaman hingga di daerah Sukamandi.Rehat sejenak, menghilangkan lelahPerjalanan diantisipasi siang

Mampir dulu ah...Banyak solid itu baru luar biasa

 Check Point 1 |02.53 WIB|  rombongan istiharat sejenak, refuel, juga sambil membetulkan gas motornya Bro Ichal. Setelah energi fresh kembali, juga Jupiternya Bro Ichal, rombongan pun melanjutkan perjalanan. Trek yang dilalui kali ini, sangat menguras energi, rombongan berjuang menghadapi kemacetan, juga kejamnya aspal jalan raya Pantura mulai dari daerah Pamanukan hingga Indramayu.

Check Point 2 |05.30 WIB| setelah lolos dari tantangan di jalur Pamanukan-Indramayu rombongan sempat berhenti sejenak untuk menunggu rekan-rekan yang tertinggal di belakang. Gak lama setelah lengkap, mulailah melanjutkan perjalanan hingga Check Point 2 di kota Cirebon untuk shalat Subuh juga sekalian sarapan pagi. Perjalanan pagi itu diwarnai dengan cuaca hujan, meski hujan tetep gas dong, brad.. Setelah memakai jas hujan rombongan tetap melanjutkan perjalanan, riding di saat hujan memang membutuhkan konsentrasi tinggi untuk tetap safety riding. Setelah kota Cirebon-Losari sampailah di Kota Brebes.

Persiapan harus maksimal tiap kali habis berhentiMampir ke museum Batik, ajibbb

Check Point 3 |08.15 WIB| Refuel serta istirahat sejenak sambil memulihkan tenaga juga melepas kembali jas hujan karna cuaca mulai cerah. Setelah 45 menit, kemudian rombongan gas pol lagi, memang jalur Pantura tidak pernah berubah, ada aja jalan yang berlubang gak terkecuali di Jalur Brebes hingga Tegal.

|Welcome to Pekalongan|Setelah check point ke-3 tadi, rombongan tetap riding hingga Pemalang sampai pintu gerbang kota Pekalongan. Dikarenakan sudah komunikasi dengan Jupiter Pekalongan (PJC) bahwa JJC akan masuk ke kota mereka, akhirnya rombongan menunggu di gapura selamat datang kota Pekalongan. Jeda 30 menit kemudian, mereka disambut Brader Fuad dari PJC untuk rehat sejenak di tempat mereka.

Pada malam harinya mulai pukul 20.00 WIB anak-anak JJC diajak kopdar bareng di basecamp mereka, juga rolling kota Pekalongan. Gak lupa, mereka diajak ke museum Batik yang merupakan identitas kota Pekalongan. Penuh suka cita menikmati malam di kota Batik.

Malam semakin larut. Waktunya istirahat, lalu kami menuju ke rumah Pakde Maliki (anggota JJC) untuk menginap di sana bersama-sama beberapa anggota PJC. Banyak cerita yang gak ada habisnya untuk diceritakan tapi waktu juga yang memisahkan. Pukul 12.00 WIB semua mulai prepare untuk kembali ke Jakarta. Rasa persaudaraan antara JJC dengan PJC sangatlah ketal. Kami sebelum pulang tidak lupa diantar ke tempat penjualan oleh-oleh batik Pekalongan.

Kita memang menyukai pergi. Tapi karena banyak aktivitas yang menanti esok hari, kita lebih suka pulang. Beli oleh-oleh sudah, pamit dengan anak Pekalongan juga sudah, tepat pukul 16.30 WIB rombongan kembali ke Jakarta. Selama perjalanan pulang anak PJC melepas kepergian kami hingga gapura selamat jalan Pekalongan. Pulang sore hari, langit masih cerah karena mengejar waktu, rombongan cuma berhenti untuk refuel di daerah Tegal dan untuk istirahat, makan serta shalat Magrib-Isya kami mampir di masjid Agung Brebes.

Setelah Rest perjalanan dilanjut, memasuki Kota Cirebon kami bertemu dengan Komunitas motor di daerah sana, mengajak untuk mampir dulu sambil minum kopi, dan akhirnya kami istiharat lagi untuk mampir juga berkenalan dengan komunitas sana. Di antaranya V-Ixion Cirebon (voice), Honda BeAT Cirebon, juga Community sana yang berbaik hati mengantar sampai ujung Cirebon. Pukul 23.00WIB kami memasuki jalur yang sangat menyebalkan di daerah pantura yaitu Indramayu – Pamanukan, dikarenakan jalur itu sedang diperbaiki jalan juga jembatannya sehingga menyebabkan kemacetan yang panjang.

Tepat pukul 02.00 WIB rombongan memasuki Cikampek dan mendapat trouble  motor Jupiternya Ketum JJC, Bro Angga 296, terpaksa di-stut karena baut knalpot patah dan gak mungkin dibawa riding. Akhirnya rombongan terpecah karena untuk mengejar waktu besok bekerja, langsung aja melanjutkan perjalanan pulang. Dan 3 motor yang menemani membantu menyetut motornya paketum sampai Jakarta. Wowwww….

Sukses sudah agenda tahunan JJC turing luar kota awal tahun ini, dan peserta turing pun sampai di rumah dengan selamat. Selalu ada banyak cerita di setiap kegiatan yang tentunya susah, senang, lelah, kegembiraan, keakraban yang bisa kami sebut sebagai rasa brotherhood di sesama anggota mau pun bikers lain.

“Sedikit Solid itu Biasa, Banyak Solid Baru Luar Biasa,” by JJC

 

Teks: Ichsan (redaksi@motorexpertz.com), Foto: Istimewa, Join us on fanpage & twitter: @motorexpertz, Pin BB: 24B2AFEE

Note: Buat teman-teman komunitas dan klub yang mau sharing kegiatannya, bisa kirim ke email ME: redaksi@motorexpertz.com

 

  441 Votes

Artikel Terkait

CONNECT WITH
TRANSLATE
Dari tiga pilihan motor penggaruk tanah di bawah ini, mana yang paling loe suka bradsis?
A. Kawasaki KLX 250 (33)
B. Yamaha WR 250 R (52)
C. Viar Cross X 250 SE (46)
NHK Karel 2
  PERLU BRAD SIST BACA JUGA !