GUIDANCE

TO BE

EXPERTISE

BIKERS

Panduan Informasi Berita Otomotif Roda Dua dan Komunitas Motor Terkini
  • KONTAK REDAKSI: JL. Ciledug Raya NO.1, Ciledug, Banten, TELP: 021-7304640 # FAX-021-7304640 # KONTAK CENTER: 0838-90466060 # EMAIL: REDAKSI@MOTOREXPERTZ.COM
  • Punya Info Seputar Kegiatan Klub? Atau Punya Bengkel yang Mau Diekspose di ME? Kirim Informasinya ke email: Redaksi@motorexpertz.com, GRATISS...!!!
  • Pengen hasil MODIFIKASI lo eksist ?, kirim deh foto-foto kerennya ke email : redaksi@motorexpertz.com. Jangan lupa data ubahannya yaa...
  • Motorexpertz.com Membuka Lowongan Untuk Penulis Baru, Kirim Lamaran Elo ke admin@motorexpertz.com atau redaksi@motorexpertz.com
  • Pengen dapetin hadiah menarik dari MotorExpertz.com? Ikuti kuis yang kami adakan setiap minggunya bradsis. Banyak hadiah yang bisa loe dapetin di sini. Stay tune yah, www.motorexpertz.com
  • Demi Tampilan dan Fitur yang Lebih Baik, Kami Menunggu Saran dan Kritik #Motorexpertiz semua, Kirim Suara Elo Bradsis ke Inbox #ME, ya. Thanks
  • Selamat Datang di Rumahnya Bikers: #Motorexpertz.com
x

Pasang HID Aki Ngedrop? Nih, Cara Ngatasinnya!

Honda Vario Pasang HID

Posted on May 18, 2013 by Dimas

JAKARTA, ME. Emang yang namanya penerangan atau biasa disebut lampu, itu udah paling penting banget bradsis. Kenapa? Loe coba banyangin dah, kalo mau riding malem tapi enggak ada penerangan sama sekali! Wadaawww… Keki banget kan? Ujung-ujungnya bisa memicu terjadinya kecelakaan, tuh.

Nahhhh... Masalah itu biasanya terjadi buat para pemilik motor, contoh kalo udah pasang HID. Kenapa bisa begitu? Buat mengetahui pemicu lampu jadi mokat bin mati atau ngedrop, tentu harus dilakukan pengecekan. Tapi biasanya sih,  ada beberapa faktor penyebabnya.  Misal, tegangan yang kurang nendang.

*************

Gedein Pengisiannya

Oke, khususnya buat pembejek skutik Honda Vario nih, bradsis. Mungkin karena hobi juga, sering gonta-ganti di sistem penerangan. Misal, yang lagi ngetop-ngetopnya nih, yapp... pasang lampu HID! Nah, dari sekian banyak pembesut Vario yang udah pasang, sering ngadepin permasalahan aki gampang ngedrop. Karena pengisian kurang maksimal atau malah tidak cukup.  Alhasil penerangan pun loyo. Terus caranya piye bradsis?

Buat ngatasin permasalahan tersebut, udah pasti dong, pengisian kudu dibikin gede. Caranya juga enggak terlalu bikin ngejelimet kok, bradsis. “Pakai kiprok custom, tapi kalo belom bisa mencukupi, bisa juga dengan ngubah sistem pengisian. Kalo aslinya masih half wave, maka ubah ke full wave,” ucap Jilay, mekanik dan sekaligus pemilik dari Putra Motor yang ngepos di Kawasan Pemda, Curug, Tangerang, Banten.

“Hal itu bisa disebut gampang. Karena persis dengan cara pengisian buat Honda Tiger brad. Kabel yang dari sepul diubah jadi dua, karena yang tadinya nyalur ke ground, sekarang masuknya ke kiprok,” tambah pria yang biasa nyaut dipanggil Mang Jilay ini.

Nah, udah mudeng bin paham enggak? Masih belom paham juga? Kalo gitu, kita praktekin bareng-bareng.

Langkah pertama:
Tunjangin dulu deh Honda Vario loe dengan standar dua bradsis. Biar enggak ribet juga.

Langkah kedua:
Bongkar blok magnet pada sisi kiri ngandelin kunci T-8. Lepas magnet menggunakan alat khusus yakni trecker magnet, bradsis. Kreekkkk....

Langkah ketiga:
Lepas sepul dan loe harus ingetin kabel-kabel yang nongol dari sepul. Biasanya warna kabel pada Honda, untuk ground  berwarna hijau. Ujung kawat dari gulungan aslinya ke ground, tapi harus diubah dulu jadi kutub baru yang masuk ke kiprok bradsis. Jadi gini bradsis, jangan lepas kabel hijaunya, tapi dibiarin aja karena itu sebagai ground pulser juga. Tapi lepas lilitan kawatnya pake solder atau juga bisa pake tang. Udah gitu, sambung deh pake kabel baru, terus harus dilapis dengan slang bakar biar enggak korsleting.

Langkah keempat:
Udah beres semua, pasang lagi dah, sepul dan magnetnya. Tapi perlu loe inget juga nih, kabel putih yang buat ngejalur ke lampu, enggak perlu dipakai lagi. Sekarang loe harus siapin deh, kiprok kepunyaannya dari Honda Tiger. Terus rakit kiproknya. Kabel putih dan yang baru masuk ke dua kaki kiprok yang bawah. Kaki siji  (1) ke positif aki, kaki loro (2) ke kontak sebagai sensor pengisi, dan kaki telu (3) ke ground. Habis itu, beres dahhh...

Teks: Dhimz (dimasmotorexpertz@gmail.com), Foto: Dok. ME, Join us on Fanspage & Twitter: @Motorexpertz, Pin BB: 24B2AFEE

Related Article

Facebook Fan Page